Skip to Content

September 2020

#4334 dan #437_Anik_Wantari

 

 

 

Anik Wantari S. Pd
Jogjakarta

 

 

 

 

 

 

SYAIR MEMBACA ZAMAN

SYAIR MEMBACA ZAMAN

 

Zaman berjalan terhuyung-huyung

Kakinya goyah melangkah limbung

Yang di atas seperti bingung

Yang di bawah seperti linglung

 

Di minta maju memilih mundur

SYAIR TENTANG KUNCI-KUNCI

SYAIR TENTANG KUNCI-KUNCI


Syair ini bukan ajaran

Syair ini bukan aliran

Hanya renungan kesusastraan

Sumbangsih dalam berkesenian


E ANA RAME-RAME APA MANING

E ANA RAME-RAME APA MANING

 

E ana apa maning rame-rame pagi ini

Sandiwara

 

MERENDA PERMADANI KENANGAN

MERENDA PERMADANI KENANGAN

 

Malam berlalu disalami pagi yang kembali berembun basah indah

Ada yang kembali lupa akan janji untuk memintal kapas kenangan

PARA PENYAIR INDONESIA TENTANG/KEPADA TUHAN

Hamzah Fansuri (w.kr.1590)

Dari syair SIDANG AHLI SULUK

Hamzah Fansuri di dalam Mekkah,
mencari Tuhan di Bait Al-Ka’bah.
Dari Barus ke Qudus terlalu payah,
akhirnya dijumpa di dalam Rumah.

Pembicaraan

"Pembicaraan"

Kata orang aku ini introvert
Tapi tidak sebenarnya
Hanya tidak sepaham dengan mereka
Namun tetap dikata seperti itu
Karena tetap saja sefrekuensi

HITAM PUTIH CINTA DAN RINDUNYA

HITAM PUTIH CINTA DAN RINDUNYA

 

Cinta menjelma menjadi rindu yang berkata-kata dalam desir darah  



Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler