MEJA RENUNGAN
Menarik hatimu ke meja renunganku
bagaikan mencemburui bukit gersang
pada telaga rindu
Sejak mengenalmu pertama kali
Kamu bagaikan filsuf cerdik
yang memiliki ilmu mantik
Perdebatan dan prasangka
mengambil keputusan dua variabel
berbeda membakar bunga narsisku
Aku menunggu
Untuk bertarung lagi
dalam gairah psikologi
Asmara tanpa monopoli kekuasaan
Kerinduan tanpa mengesampingkan
keadilan waktu
Agung Gema Nugraha
30 Januari 2026
Komentar
Tulis komentar baru