PUISI ALAMKU
Inilah puisi alamku
yang lahir dari bius urat nadi
Mata air pilu dan duka cita jingga
Oh hutan-hutan jati belantara sunyi
Oh kebun karet dan buah kopi
Jerit senandungku tersembunyi
dierami kemalangan sejati
Oh samudra indah pantai merah
Telah kutanam pandan berduri
bunga-bunga karang tajam
Indah ombak merantai
Kubelah kuminum di pesisir pantai
Sambil santai tanpa gontai
Ikan tercerai-berai
Karena badai
hasrat wibawa manusia
Oh arus kali berbatu
Rinduku tak lagi kepadamu
Burung-burung hitam
di bawah wajah mendung mendalam
Akan menjadi hantu pada malam
Pohon-pohon rindang
disambar petir lalu mengerang
Rumput ilalang cuma bayangan
yang mesti menangis
terbuang zaman
Pembangunan
Puisi alamku
Puisi padatnya kenyataan
Besar bergejolak terbit berantakan
Memancarkan satu milyar
kehidupan generasi-generasi
di surgawi kemalasan
Tanpa harapan
Benih-benih terlatih
untuk siap luka sakit hati
Kamu dan aku berpihak ke mana lagi
Pegangan kita curigai
Kita mengambang dan tak ingin peduli
Agung Gema N
1 April 2026
Komentar
Tulis komentar baru