Skip to Content

PUISI ALAMKU

Foto Agung Gema Nugraha

PUISI ALAMKU

 

Inilah puisi alamku

yang lahir dari bius urat nadi

 

Mata air pilu dan duka cita jingga

 

Oh hutan-hutan jati belantara sunyi

Oh kebun karet dan buah kopi

Jerit senandungku tersembunyi

dierami kemalangan sejati

 

Oh samudra indah pantai merah

Telah kutanam pandan berduri

bunga-bunga karang tajam

 

Indah ombak merantai

Kubelah kuminum di pesisir pantai

Sambil santai tanpa gontai

Ikan tercerai-berai 

Karena badai

hasrat wibawa manusia

 

Oh arus kali berbatu

Rinduku tak lagi kepadamu

Burung-burung hitam

di bawah wajah mendung mendalam

Akan menjadi hantu pada malam

 

Pohon-pohon rindang 

disambar petir lalu mengerang

Rumput ilalang cuma bayangan

yang mesti menangis

terbuang zaman

Pembangunan

 

Puisi alamku 

Puisi padatnya kenyataan

Besar bergejolak terbit berantakan

Memancarkan satu milyar

kehidupan generasi-generasi

di surgawi kemalasan

 

Tanpa harapan

Benih-benih terlatih

untuk siap luka sakit hati

 

Kamu dan aku berpihak ke mana lagi

Pegangan kita curigai

Kita mengambang dan tak ingin peduli

 

 

 

Agung Gema N

1 April 2026

Komentar

Tulis komentar baru

Materi isian ini bersifat rahasia dan tidak ditampilkan ke publik.


Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler