Skip to Content

Molotov Terakhir

peluru melesat. menerobos kulit yang asing. menembus dada berdetak tegas

pemilik langkah yang enggan mundur

walau udara memanas di dalam kepala

Dua Ratus Kalimat Cinta untuk Mey

Lantunan ayat-ayat cinta itu kembali hadir dalam kemarau hatiku yang kian gersang, dua ratus ayat cinta itu menggantikan sembilan puluh delapan harapan yang hanya menjadi kenangan yang kian menyesakkan. Kini seratus dua harapan baru telah menjemputku untuk menjadi wanita yang paling sempurna setelah jubah hitam sempat menyelimutiku saat aku merasa benar-benar rapuh.

Mungkin Aku Lupa

Aku mungkin lupa

dimana kusimpan aroma hujan

yang kauberi padaku waktu itu

Juga warna mata dan rona senyummu

 

KETIKA POLITISI BERPUISI

ketika politisi berpuisi

alih alih orasi

caci dan maki

Salman ImaduddinMolotov TerakhirHidayatul KhomariaDua Ratus Kalimat Cinta ...
Mega Dini SariMungkin Aku LupaombiKETIKA POLITISI BERPUISI

Karya Sastra

AKU DAN SAMPAH

aku hadir disini

tak tahu kenapa dan untuk apa

riba tiba aku ada

bayi, kanak-kanak dan dewasa

kini menuju tua

 

namun mengapa aku harus ada

GAGAP GEMPITA

semua kita raja

kata hati kita

semua kita hebat

kata ego kita

semua kita cantik tampan

kata narsis kita

semua kita mulia

PENYAIR BULAN JUNI

PENYAIR BULAN JUNI

 

Penyair bulan Juni adalah pengukir

kata di sinar rembulan romantika metafora

bunga-bunga keajaiban kehidupan

 

KEMARAU BULAN JUNI 2026

KEMARAU BULAN JUNI 2026

 

Kemarau Juni mengundang

kunang-kunang 

suara serangga di malam hari

Udara diam tak menggurui dendam

Melangun Akal

Beda licik dengan cerdas tipis sekali

seperti membedakan bodoh dan sabar

atau memisahkan tegas berbanding kejam

nisbat antara bijaksana dengan lambat berbuat

DONAT BULAN JUNI

DONAT BULAN JUNI

 

Menatapi kue donat bulan Juni

Aku menyimak berjalannya rezeki

berputaran di pagi hari

 

Lubang selalu ada 

Sindikasi materi


Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler