Skip to Content

Mungkin Aku Lupa

Aku mungkin lupa

dimana kusimpan aroma hujan

yang kauberi padaku waktu itu

Juga warna mata dan rona senyummu

 

KETIKA POLITISI BERPUISI

ketika politisi berpuisi

alih alih orasi

caci dan maki

IRAMA NAN BERSENANDUNG

IRAMA NAN BERSENANDUNG

Kemirau @ Sang Murba

 

“HAIRAN sungguh aku dengan orang sekarang!” Rasa kesal jelas terpancar di wajah Long Nah. Segala yang terbuku di hatinya selama ini bagaikan tidak tertahan-tahan lagi.

Sembunyikan Waktu

Bayangmu yang menyapaku dalam setiap malam.

membuat hati menjadi risau karena rindumu.

ku tuliskan goresan pena untuk memanggil namamu.

Mega Dini SariMungkin Aku LupaombiKETIKA POLITISI BERPUISI
KemirauIRAMA NAN BERSENANDUNGannisa rizka roselinaSembunyikan Waktu

Karya Sastra

KUNCI DAN PINTU RAHASIA

 

 

 

 

KUNCI DAN PINTU RAHASIA

 

Laut dan Gurun

Laut pernah berkata, hati manusia seperti gelombangnya

Berfluktuasi tanpa bisa diterka, suka dan benci datang silih berganti

PADAMULAH AKU BERLABUH


SAJAK UNTUK EPI

Aku lebih suka mencintaimu pada angin
yang menjadikan abu-abu di jendela
kehilangan makna ingin
Selama ini ia tertidur,

PERJALANAN ABADI

PERJALANAN ABADI

Oleh: Emil. E. Elip

 

Nampaknya!

Hanya satu mimpi akhir yang nyata

Hanya satu mimpi

KUBUR ELIT

KUBUR ELIT

Oleh: Emil E. Elip

 

Aku terkejut melihat sebuah brosur

menawarkan “tempat kubur” bagaikan perumahan elit,

jejak bisu

muara hati

abu memerah

satu bersimbah

~

malu akan tabu

tak geming melaju

niat satu sehati

nilai membeku mati

~

deru deru debu madu

abu abu gebu sendu

daun daun layu biru

ayun ayun rayu bisu

rasakan cinta kasihku

kulukis engkau dalam sanubariku

kupelihara kehadiranmu dengan kekhusukan doa

kuabadikan jejak-jejakmu dalam untaian puisi

kusegarkan cintaku dengan canda

maafkan daku kasih

maafkan daku kasih

ketika hati dan otakku terlilit kejenuhan

engkau kuhadirkan dalam maya

kutemui engkau dalam maya

dan kucumbu engkau dalam maya

aku sendiri tak begitu mengerti

aku sendiri tak begitu mengerti

ketika aku berusaha menetralkan ikatan hati kita

tiba-tiba bayangmu menghampiriku

yang bahkan sampai seakan ada dipelupuk mataku

Dipandang dari Sudut

Aku dan kamu belum tentu jadi kita
Kamu bukan aku yang punya rasa
Kita sama-sama manusia
Mereka juga tidak bisa jadi aku, kamu atau dia

Sindikasi materi

Bookmark



Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler