KRITIK PSIKOLOGI SASTRA
Dalam kritik psikologi sastra
Aku berbicara dari samping
seribu tirai hitam di kamarku
Bahwa setiap diri memiliki potensi
dan kepedulian untuk membangun
rumah kreativitasnya
Dan jendela konsistensi dirinya
Bagaimana kita bisa membangkitkan
bahasa pada rangkaian kehidupan
sebagai sarana komunikasi
antara cinta, keadilan dan naluri
kebersamaannya
Itulah masalah utama
yang dihadapi generasi masa kini
Kita terlanjur menetapkan tokoh
bermain terlalu lama mengobok-obok
karyanya melupakan keberadaan
manusia lainnya yang muncul
dari tingkat tujuh lapis bumi
atau permukaan laut sepi
Kita terlalu tergantung
pada masa silam akhirnya
terkatung-katung
Sindrom ketidakberuntungan
Sastra mengalir tanpa tujuan
bagai air kali
lalu mampet di perkebunan
Seperti puisiku
Begitulah kita mengalami ruminasi
dalam level akut karena tidak mampu
memberi celah pada generasi baru
Kita mengalami prolonged grief disorder
Sungguh terlalu panjang
bagai jalan bebatuan membosankan
Memanjakan air mata
dan telaga depresi karena kehilangan
Sehingga penyakit melankoli
menulari dunia kata-kata
Dan kritik sastra
Agung Gema Nugraha
30 Januari 2026
Komentar
Tulis komentar baru