MENGENDARAI JEJAK LANGKAHMU
Mengendarai jejak-jejak langkahmu
di jalanan dan gang berkelok-kelok itu
aku termenung antara dua persimpangan
Perpisahan dalam kembara goresan jiwa
yang pernah kita warnai dengan berbagai
kisah kelaparan dan dahaga
membuatku sedikit meneteskan air mata
Kawan menemui tangga surganya
bersanding hening bersama
malaikat rahmat memanjat langit
tanpa kabar udara bertiup di telinga
sungguh terlalu dini dia harus pergi
Agung Gema Nugraha
17 Januari 2026
Komentar
Tulis komentar baru