SAMPAH DALAM SUMPAH
hapmas irad umirid itapaduk
hapmusreb umak inik
Wahai kamu yang kunaikan derajatnya
Dari tanah tandus ke kerajaan surga
yang dulu miskin papa, putus asa
dan menderita
Kini kamu menatapku bagai nista
dan durhaka
Lalu bagaimana mungkin
Kaki mampu menggerakan jiwa
Mata mesti memandang
Telinga jangan di depan
Mulut tak perlu terlalu tinggi
dari hidung, alis dan kepala
Agar tidak terjadi bencana
hapmas irad umirid itapaduk
hapmusreb umak inik
Agung Gema Nugraha
11 Januari 2026
Komentar
Tulis komentar baru