Mengenal
Kalau betina menjeru ke dalam dada
Garis kabur tak bisa jari terjema
Betina berlari jauh genggam senyuman
Hidupnya bikin keras merayu hijau lautan.
Kayak kau tak tahu, germelak muatiara
Mengenal rupa. Mengenal betina
Mengunyah peradaban!
Di mukanya tinggal rangka dan nafsu
Mata menajam, sedikit mengedap muram
Bulan gosong, jadikannya abu.
Sambil berkaca rahsia malam
Ahh! Kayak kau tak tahu?
Betina Sedikit tak pandai dalam penghidupan;
Tinggal setia, susah mengatasi derita
Dalam laut tenggelam beribu bintang
Di tubuhnya - di rupanya
menari mengunyah peradaban!
2022
Willy shayudana
O, adikku
Tempat segala ruang perawan hanya sebatas selimut kamar
Cinta? dan katakanlah itu adalah kedustaan iblis
Bakarlah ia, bakarlah ia, jika perawan adalah bara suci
Hati-hati! Adikku, liat segala dusta dari sudut tirai-tirai langit
Mereka-mereka penyebar janji, berkedok rayuan berkaki
O, adikku
Matamu adalah samudara yang maha dalam
Rahimmu adalah bulan cahaya illahi
Jagalah! Jagalah! Selamatkanlah dadamu yang cantik!
Tegakkan seperti pedang peradaban, percayalah!
Juru adil ada disisimu dan di sisiku.
Dialah kebijaksanaan, dialah kesuburan.
Rawatlah dan hati-hati! Adikku!
Mata-mata jin dan kawanannya menjelma rupa.
Maka dari pintu suci Maria terbuka sebagai lambang mulia
Terbuka kutukan, terleburlah penindasan!
9 Desember 2021
Willy shayudana
Komentar
Tulis komentar baru