PULPEN DAN BUKU
KITA CUMA BISA MENANGIS
Sajakku telah memberi isyarat
tentang kemurungan situasi
kondisi, harapan kecil yang terbang
sungguh berarti, berakibat fatal
bagi sayap-sayap pendidikan,
gejolak intelektual
dan kemurnian kehidupan
Kita cuma bisa menangis
Sementara tragedi sudah terjadi
Pulpen dan buku
….Sekolahmu sekolahku
Dukamu adalah dukaku
Aku merasakan
Sejuta orang lagi mengalami
hal serupa
Akan ada berjuta pilu
Bila kita tak mampu
peka terhadap lingkungan
pendidikan, sosial, dan jiwa
Sudah berulangkali tidak juga tergali
Hikmah apa yang kamu bisa ambil
dari setiap peristiwa di depan mata kita?
Kini aku beri saran
pengajaran mesti memudahkan
siswanya untuk belajar
karena tuntutan kewajiban
berbagai pihak memerhatikan
keilmuan yang berkaitan
dengan pikiran berupa kecerdasan
dan jiwa wujud kemanusiaan
Setiap entitas yang pertaliannya
mengenai pendidikan,
apapun jenisnya
mesti memberi dukungan
pada sarana dan prasarananya
tanpa memberatkan siswa
dan orang-orang tak berdaya
Mereka belajar, bersekolah
untuk kita semua
Bahkan bangsa dan negara
Maka kepeduliaan kita tanamkan
agar kebersamaan tetap terjaga
Pengorbanan tidak tersia-sia
Taruhan nyawa jangan sampai
jadi budaya
Kita cuma bisa meneteskan air mata
Tanpa pergerakan nyata
takkan mengubah keadaan realita
Agung Gema N
6 Feb 2026
Komentar
Tulis komentar baru