Skip to Content

CERITA SENJA

Foto Agung Gema Nugraha

CERITA SENJA

 

Hey nenk, pulang memetik mawar

Kamu bertabrakan dengan bayangmu

Hati-hati duri mawar itu tajam

Jika terkena tusuk bisa terluka

Aku tidak mengatakan soal legenda

Itu fakta. Ular pun takut padanya.

 

Kebun mawar depan rumahku

Mekar bagus-bagus warna bunganya

Ditanam dipetik dan dijual 

Menghasilkan dolar.

 

Kebun mawar di hatimu

Aku tidak mengatakan jelek

Tapi kurang berimbang dengan keadaan

Terlalu banyak tanpa disiram

Bisa layu, busuk dan mengecewakan

 

Ah neng kamu tampak sinis 

Aku cuma cerita serupa siloka

Dan mawar bunga pertama tercipta

Diolah, disuling minyaknya

membuat awet muda

Pantes saja kamu terlihat istimewa

Segar seperti mawar

Membuat hatiku bergetar

Padahal kita seumuran

Maaf bukan aku merayu

Jangan salah paham dulu

Mungkin bisa disebut penilaianku

 

Mawar di taman puisi Si Burung Merak

menjadi simbol penyadaran 

dan bangkitnya kekuatan diri 

untuk melawan sikap yang mungkin

bertentangan dengan nurani

 

Mawar di genggaman di tanganmu

sepucuk cinta terhadap kekasih

Seperti kesetiaan atau hal serupa

 

Mawar dikuburan kekasihku

Ditabur disiram agar ruh malaikat

mendoakan kebaikan untuknya 

selama masih basah bunganya

 

Mawar di kebun tetangga

adalah mata pencaharian

yang perlu dikembangkan

 

Mawar di hutan begitu liar

penuh misteri kehidupan

 

Begitu neng kurang lebihnya

Keliatannya kamu menyukai sajakku?

Senyum-senyum dengar interpretasiku

Padahal aku seucap-ucapnya

Tapi kamu terpesona juga

Aku bisa lihat dari air mukamu

Dan sikapmu yang memandang

antara mata-hidungku 

Kamu serius banget

 

Mawar memang dikagumi banyak orang

Ini bukan mitos. 

Saya kata bunga serba bisa.

Dalam tulisan azimat perlu minyak mawar

Sebagai tambahan syarat 

pemanggil ruhaniah huruf talasim

Biar jadi keramat

 

Begitulah neng, hari makin merah

Lembayung senja cakap merona

Keterpurukan membuatku mengigau

Pengangguran tanpa pekerjaan

Bisa menjadikan kebekuan pikiran

Kita harus berbagi pengalaman

Sekedarnya, agar terlihat dermawan

Kelihatannya kamu ada keperluan

 

Baiklah aku mesti pulang

Kita di jalur berbeda

Kamu ke kanan aku ke kiri

 

 

 

 

Agung Gema Nugraha

2 Januari 2026

Komentar

Tulis komentar baru

Materi isian ini bersifat rahasia dan tidak ditampilkan ke publik.


Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler