Bersamamu bagai indah dipuncak malam Berdiri tegap sang sanubari hati Tak melihat kanan dan kiri manusiawi Memandang tanpa helai terbaring Hingga terpaut dalam keindahan sanubari lelaki
Tak lepas dari pandangan matamu yang menawan Tak lepas dari pandangan sang relung hati menjiwa Melihat dalam tatapan indah sang pujangga Tanpa berkisar malam yang semakin gelap gulita
Entah ini malam untuk selamanya atau malam yang sering berjalan dalam tawa Indah karenamu menemani Cinta karenamu menghampiri Tanpamu aku tersipu dan membisu Mencair bagai es yang tak bernyawa kembali
Butiran emas menjalur disakumu Yang kian kau tunjukkan dalam malam romantis ini Berbagai kata kau pertanyai Hingga aku menerima bulatan cincin dijari manis ini Yang tertanda hingga cinta berjalin selamanya dan berbaur indah senyawa
Komentar
Tulis komentar baru