DRAMA PUISI
Drama puisi seperti tenda undangan
yang sebentar saja melepas terpal
pertunjukkannya sekedar sarapan pagi
atau menu makan siang
Aku merindukan Ronggawarsito
Serat Kalatida memberitahu tanda
Keajaiban masa yang bakal tiba
Pondasi tiang-tiang generasi olah kata
kurang memantapkan bangunan sastra
Bagai angin sekedar lewat mengudara
Aku menunggu Rendra
Dalam Balada Orang-Orang Tercinta
Kali ini kita hanya berbisik-bisik
Merayapi dinding sunyi akhirnya menukik
Puisi bukan lagi milik bersama
Tapi segelintir orang saja
Kita memasuki goa gelap dan hampa
Tanpa penghuni yang nyata
Agung Gema Nugraha
25 Januari 2026
Komentar
Tulis komentar baru