RINDU SATU PENYAIR
Dia bagai angin
nyanyiannya bertepi di samudra hatiku
Dan menggerakan bumi pemikiranku
Pasir mendesir
Air mengalir
Penyair dengan tekad dan semangat
membentuk pemberontakan daya hidup
agar tidak meredup
saat romansa cinta terasa begitu pilu
pahit berparit-parit
karam tajam runcing dan kering
Kamu persembahan nyata dari surgawi
Yang membawa cahaya kesadaran diri
Cakrawala nyata menggenggam dunia
Wahai penyair tak pernah tabu
Kubaca sajakmu selalu
kutemukan rias-rias makna baru
lalu menjelma menjadi diriku
Agung Gema Nugraha
12 April 2026
Komentar
Tulis komentar baru