Skip to Content

ADINDA BERSAMA PUISI

Foto Agung Gema Nugraha

ADINDA BERSAMA PUISI

 

Bersama puisi adinda menghibur diri

Senyumnya ibarat sirius di malam hari

 

Tak ada mega hitam dalam jiwa

Karena pencerahan telah terbuka

 

Menjadi sastrawan dekati kekuasaan

Maka hidup mapan dan menawan

 

Sebagai pujangga diam di rumah

Kayanya ada sejarah yang salah

 

Penyair falsafi sebagai sebutan diri

Bagai kutub positif dan negatif 

 

Adinda nyatakan bersufi dalam puisi

Sepertinya menolak Hamzah Fanshuri

Karena Sang Pencerah fana diri

Merangkai kalimat penuh berkat

 

Politisasi dalam dunia kata dan bahasa

Terjadi di luar nalar ilmu konspirasi 

 

Adinda angkat diri sendiri 

Hari pun tak akan peduli

Seribu karya dicipta

Tak ada biaya, menganga

 

Dekati perkumpulan dan nama

Adinda peroleh sanjungan piagam

 

Sayang, penyair terus mengembara

Tak sangsikan dirinya dalam tanya

Uang diperoleh dari keringat

Sajak dihasilkan naluri keramat

 

Penyair itu mencari wanitanya

Sebelum didapati ia buat puisi

Menyanjung berharap pertemuan

Sehingga hilang pedih kehampaan

Setelah didapati tetap berpuisi

Menekan diri rasa segan gerogoti

Perasaan gembira lenyap mimpi

 

Adinda menyikapi zaman

Akhirnya mendapati surga kesadaran

 

 

 

Agung Gema Nugraha

12 Januari 2026

Komentar

Tulis komentar baru

Materi isian ini bersifat rahasia dan tidak ditampilkan ke publik.


Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler