Kata-kata yang Tak Pernah Sampai
Karya Muhammad Ari Pratomo
Ada kata-kata
yang kupeluk erat di balik diam,
tak pernah kuucap,
karena tak tahu harus disampaikan pada siapa.
Setiap pagi,
aku menyapamu dalam hati.
Setiap malam,
aku bercerita padamu dalam doa yang sunyi.
Ingin kukatakan,
bahwa kau tumbuh di dalam rinduku.
Bahwa setiap pencapaian yang kuraih,
selalu kusematkan namamu di ujungnya.
Tapi jarak itu membatasi segalanya—
termasuk kata-kata yang seharusnya sampai,
namun hanya berakhir menjadi puisi
di halaman-halaman sepi.
Jika suatu saat dunia mengizinkan kita duduk berdua,
tanpa dinding waktu dan situasi,
aku akan membacakan semuanya.
Agar kau tahu,
tak pernah ada hari
tanpa kata-kata yang ingin kutujukan hanya padamu.
Komentar
Tulis komentar baru