Engkau datang dari kemustahilan kata-kata
dari tumpukan sampah yang berbau menyengat
dari sudut-sudut kumuh metropolitan yang garang
menawarkan kata-kata suci penyejuk jiwa
guna penawar segala resah hati dan rasa gundah
kepada setiap orang yang engkau jumpai
Kau adalah tikus kecil bermata liar
terlahir memiliki jantung kemiskinan didalam dadamu
kulitmu yang menghitam adalah gelisah yang membara
gelisah dalam kekayaan yang menumpuk-numpuk
kerajaan cinta yang kau bangun lewat ciuman-ciuman kepada penguasa
kini satu per satu berguguran tersapu angin musim
kecuali matamu, tetap liar menatap ke sekelilingmu
kepada setiap peluang yang terbuka bagi tipu dayamu!

Komentar
Great!!!!!
Great!!!!!
Satire yang sangat kuat.
Salam sastra n sukses selalu.
ia....ya begitulah " tikus"
ia....ya begitulah " tikus" sampai saat ini masih bayak lagi tikus lain yg berkaca mata.
by:dame tobing.
Salam sastra...
Salam sastra kembali sdr Boma, terimakasih atas apresiasinya
Beni Guntarman
Ya begitu banyak....
Ya begitu banyak tikus di negri kita. Orang bilang negri kita adalah negri peternakan tikus, tikus diternakan di pohon-pohon besar yang menaungi negri kita. Terima kasih atas apresiasinya sdri Dame Tobing. Salam sastra!
Beni Guntarman
tikus tikus di negeri kita
tikus tikus di negeri kita sudah menjadi raja.
salam sastra
Ya M RIKI NY....tikus-tikus itu....
Ya M RIKI NY...tikus-tikus itu berkuasa, berduit (dari hasil malaing), berkomplot layaknya mafia....dan sering kali berlagak sok suci...
Beni Guntarman
Tulis komentar baru