Skip to Content

Mungkin Aku Lupa

Aku mungkin lupa

dimana kusimpan aroma hujan

yang kauberi padaku waktu itu

Juga warna mata dan rona senyummu

 

Renjana

Renjana

Oleh Iyus Yusandi

 

senja kini

lembayungmu tak ronakan semburat jingga

Sajak Ombak

Ada yang ingin disampaikan ombak

melalui gulungannya

sesuatu yang ingin ia ceritakan

bersama deburan

tapi, selalu tertahan di bibir pantai

Perempuan Jalang

PEREMPUAN JALANG, 1

 

Di perempatan kota, sepasang mata jalang menyala

senyum-senyum mungilnya hangus terbakar tanduk-tanduk kerisauan

Mega Dini SariMungkin Aku LupaIyus YusandiRenjana
kesaSajak OmbakJoan UduPerempuan Jalang

Puisi

Dedikasi Asmaradana

Hamparan langit pagi
pukul jam enam lewat
aku terdampar di tanjung, berserak mayat para petinggi
bulan di dalam cangkir mengapung bentuknya segitiga

LAGU BURUNG KEMATIAN

 

 

 

 

LAGU BURUNG KEMATIAN

 

burung malam di ujung senja

CINTA RINDU RINDU CINTA

 

 

 

CINTA RINDU RINDU CINTA

 

Ditulisnya lagi tentang rindu yang menjadi luka

inquieto

pada ruang rindu ini

kusimpan setitik gelisah

menggantung resah

diantara janji menanti pasti

SYAIR LAGU UNTUK PETANI

Kunyanyikan lagu baru untukmu
Bernyanyilah bersamaku
walau tanpa nada dan irama
Dedaunan adalah dirigenku
lambaiannya lembut seakan tertidur

Inginku Denganmu

 

 

inginku

memeluk pagi

rindu

rindu

 

adakah yang lebih perih dari sepi

Di temaram bayang-bayang

Dalam gamang

(saya berkata pada bayang-bayang)

Kita menjumpai bulan tua di emperan

Ketika seluruh tubuh rebah

 

BUKAN MIMPI

 

Jalani dan Syukuri

Jalani dan Syukuri


Sindikasi materi


Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler