ijin share y mbah....
enak mbah....
andai saja saya bisa bersamanya untuk kali ini, kan ku kuburkan ingatan akan lalu, andai saja saya bisa, pastikan berdua kan bernyanyi dalam bahtera yang tak lagi ternistakan
Sejauh itulah yang mampu ku katakan dalam hati terdalamku
Tanah cintaku yang dahulu begitu hampa dan hanya tersisa serakan-serakan kesendirian, kini perlahan mulai tersirami dengan warna-warna indah dari kehidupanmu
Sejauh mata hati mengira itulah gambaran rasa cintaku padamu
Satu demi satu warna-warna kehidupan cintaku telah kembali
dan itu semua karenamu
Gersangnya Tanah Cinta Yang Telah Kembali Basah
Terselip dalam sebuah emosi imajinasi ketika aku begitu menginginkanmu untuk kumiliki selama-lamanya
Sapa, canda dan tawamu yang begitu jelas terlihat semakin tak sanggup kubendung keinginan hatiku untuk memiliki raga dan hatimu
Tapi apakah sejauh itu aku mampu menjangkaumu
Manakala perbedaan dan rasa takut itu begitu panjang membentang panjang menghadang jalan optimisku
Sdr ARZapata yg terhormat...Bukan timangan dan belaian "sabaar, tenangg..ato lainnya", sudah bukan saatnya meringis menyaksikan tragedi tragis pada kancah kesenian.
Bagus! sampai-sampai aku memposisikan sebagai Yan. Pembaca cukup larut terbawa pada klimak. Anti klimaknya membawa penasaran pembaca. Ditunggu lanjutannya, ya?!
aku ingin belajar dari Anda.
Ini blog saya, berkunjung ya
Mengomentari: Hai Dunia! Aku Siap Berperang!
http://tak-sekedar-bicara.blogspot.com/
minta ijin
Mengomentari: ikrar
ijin share y mbah....
enak mbah....
andai saja saya bisa bersamanya untuk kali ini, kan ku kuburkan ingatan akan lalu, andai saja saya bisa, pastikan berdua kan bernyanyi dalam bahtera yang tak lagi ternistakan
Mkasih om atas materinx..Ini
Mengomentari: DASAR-DASAR BERMAIN DRAMA
Mkasih om atas materinx..Ini sngat berarti buat saya yg lgi belajar acting.
Inspirasi Angin
Mengomentari: Senandung Cinta yang Elok
Inspirasi Angin
wanita itu lincah
Mengomentari: Senandung Iblis
wanita itu lincah
Sangat Bagus dan Menyentuh
Mengomentari: WARNA WARNI
Sangat Bagus dan Menyentuh puisinya....
Puisi terbaik
Mengomentari: ikrar
Bagus banget pak
Gersangnya Tanah Cinta Yang Telah Kembali Basah
Mengomentari: Ade Agustina Putri
Gersangnya Tanah Cinta Yang Telah Kembali Basah
Sejauh itulah yang mampu ku katakan dalam hati terdalamku
Tanah cintaku yang dahulu begitu hampa dan hanya tersisa serakan-serakan kesendirian, kini perlahan mulai tersirami dengan warna-warna indah dari kehidupanmu
Sejauh mata hati mengira itulah gambaran rasa cintaku padamu
Satu demi satu warna-warna kehidupan cintaku telah kembali
dan itu semua karenamu
Gersangnya Tanah Cinta Yang Telah Kembali Basah
Terselip dalam sebuah emosi imajinasi ketika aku begitu menginginkanmu untuk kumiliki selama-lamanya
Sapa, canda dan tawamu yang begitu jelas terlihat semakin tak sanggup kubendung keinginan hatiku untuk memiliki raga dan hatimu
Tapi apakah sejauh itu aku mampu menjangkaumu
Manakala perbedaan dan rasa takut itu begitu panjang membentang panjang menghadang jalan optimisku
Namun, Tuhan tak akan pernah tidur
Dan aku percaya akan itu
he..he..thanx u,..
Mengomentari: Apa Kau Tau?
he..he..thanx u,..
ngebantu tugas aq
Mengomentari: sania indriani
ngebantu tugas aq
Kn Udh :D
Mengomentari: Della Angelia
Kn Udh :D
Senandung Pelangi
Mengomentari: Dedi Pakot
Dalam warna, aku termenung
Diam dan mematung
Sesaat, kutulis dalam sajak-sajak biru
Halus dan memudar
Dalam warna, aku tersenyum
Memanjang, menanjak dan menukik
Bias,
Pudar dan rupawan
Selaksa sketsa seribu anak manusia
Terhenyak dalam senyuman
Dalam warna, aku menangis
Dingin dan lembab
Memutar roda-roda langit
Jatuh dan sirna tak terarah
Dalam Dekapan (Malaikat Ijroil)
Mengomentari: Dedi Pakot
Senyap, lirih dan sunyi
Menghempas waktu dalam untaian detik
Terkikis sejarah dalam cinta dan raga
Menggigil dan bergetar
Sudahkah ini berakhir?
Perih, perih sekali
Terhenyak dalam rongga dada, semakin sesak
Terbasuh tetesan pilu yang kian bergemuruh
Hanya detak jantung
Ya, hanyak detak jantung
iya slam knl jg,,,
Mengomentari: nina hafizah
iya slam knl jg,,,
Padi makin berisi mekin
Mengomentari: PENULIS KAGET
Padi makin berisi mekin meruunduk..
Sdr ARZapata yg
Mengomentari: KESENIAN DI MATA PEMERINTAH
Sdr ARZapata yg terhormat...Bukan timangan dan belaian "sabaar, tenangg..ato lainnya", sudah bukan saatnya meringis menyaksikan tragedi tragis pada kancah kesenian.
Salam kenal nina, dari Jatim
Mengomentari: nina hafizah
Salam kenal nina, dari Jatim mana? Penggila sastra juga..??
Usia boleh penghujung, tapi
Mengomentari: Pada Sebuah Dermaga Seusai Hujan
Usia boleh penghujung, tapi karya tiada ujung...Hehehe
Arti...
Mengomentari: Secangkir Kopi Pahit
Manusia dan tingkahnya...
WAW...
Mengomentari: Secangkir Kopi Pahit
Bahasa kopi pahitmu begitu memiliki rasa dan makna yang begitu dalam. Kasih susu sedikit biar lebih mantap, sru...p ah..., mantap..., he...
sastra sangat berpotensi
Mengomentari: The 2nd Jakarta International Literary Festival (JILFest) 2011 Digelar
sastra sangat berpotensi untuk regenerasi nilai
Bagus! sampai-sampai aku
Mengomentari: Ketika Dia Datang
Bagus! sampai-sampai aku memposisikan sebagai Yan. Pembaca cukup larut terbawa pada klimak. Anti klimaknya membawa penasaran pembaca. Ditunggu lanjutannya, ya?!
aku ingin belajar dari Anda.
puisi Religi
Mengomentari: Dalam Dhuha
puisi Religi
durasinya berapa menit ???
Mengomentari: - untitled -
durasinya berapa menit ???
seperti menangkap sebuah
Mengomentari: Kekejaman Atas Nafsu
seperti menangkap sebuah kekuatan yang antah berantah, namun nyata...keliaran yang jalang dan kejalangan yang liar...
salam kenal