Skip to Content

"Senja di Alun-Alun Kota."

      Mataku masih menerka-nerka, meraba-raba, dan merapat segala hal tentangmu. “Hmm… Aku hanya ingin melupakannya Tuhan.” Ujarku dalam hati sambil menikmati jagung bakar di lesehan senja di sekitar alun-alun kota. Ya, inilah tempat favoritku untuk menyendiri dan sekedar mencari kedamaian yang mengendap.

Pantaskah?

apa yang pantas kau banggakan dariku?

apa yang pantas kau puji dariku?

Cinta bersemi di telaga sunyi

Bagian I

Perkenalan di Hall Pusat Petualangan....

novandanugraha"Senja di Alun-Alun Kota."
nayza el syekiaPantaskah?
Muhamad LuthfiansyahSajak Untuk Cinta
ARZapataCinta bersemi di telaga ...

Sastra Lama

Legenda Kota Surabaya

Dahulu, di lautan luas sering terjadi perkelahian antara ikan hiu Sura dengan Buaya. Mereka berkelahi hanya karena berebut mangsa. Keduanya sama-sama kuat, sama-sama tangkas, sama-sama cerdik, sama-sama ganas, dan sama-sama rakus. Sudah berkali-kali mereka berkelahi belum pernah ada yang menang atau pun yang kalah. Akhimya mereka mengadakan kesepakatan.

Hikayat Nabi Sulaiman: Hikmah Berbakti Pada Ibu Bapak

Selain seorang nabi, Sulaiman a.s. juga seorang raja terkenal. Atas izin Allah, ia berhasil menundukkan Ratu Balqis dengan jin ifrit-Nya.

Hikayat Abu Nawas: Pesan Bagi Para Hakim

Siapakah Abu Nawas ? Tokoh yang dinggap badut namun juga dianggap ulama besar ini- sufi, tokoh super lucu yang tiada bandingnya ini aslinya orang Persia yang dilahirkan pada tahun 750 M di Ahwaz meninggal pada tahun 819 M diBaghdad. Setelah dewasa ia mengembara ke Bashra dan Kufa.

Sindikasi materi


Komentar terbaru