Skip to Content

Beni Guntarman

 

Saya pencinta puisi dan sastra, ingin menambah wawasan saya tentang puisi, serta ingin menyumbangkan puisi-puisi ciptaan saya. Menulis puisi atau cerpen hanya sebatas hobi, antara tahun 1983-1987 aktif menulis untuk beberapa koran dan majalah terbitan ibu kota dan daerah. Saat ini coba membuka kembali hobi lama sekaligus memberikan sumbangsih bagi dunia sastra di tanah air, meski hanya sebuah sumbangan yang kecil bagi sastra indonesia yang kian mendunia.

Bagi teman-teman yang berkenan mampir ke rumah saya yang lain, silakan mampir ke ...

 

https://guntarmanbeni.wordpress.com/

Informasi Pengguna

Foto Beni Guntarman
Tidak tersambung. Terakhir tersambung 3 minggu 3 hari lalu. Terputus
Aktif sejak: 29/04/2013

Beni Guntarman

Informasi Umum
Nama: 
Beni Guntarman
Lokasi: 
Batam, Kepulauan Riau
Minat: 

Puisi

Tidak ada tulisan.

JenisTulisanKomentarPengunjung
  Beni GuntarmanOrang LainTotalHari Ini
Berita
Karya Sastra399168831,560,183111
Wawasan3193,0791
Bookmark1954,86412
Dapur Sastra173031
JUMLAH422199831,568,429125

Komentar

Foto Beni Guntarman

Mohon kritik, saran. dan komentarnya...

Kepada para pengunjung/pembaca puisi-puisi saya terlebih dahulu saya ucapkan banyak terima kasih. Saya mohon kiranya para pembaca berkenan memberikan kritik, saran, dan komentarnya atas karya-karya ini sebagai masukan bagi saya. Salam sastra!

Foto Soei Rusli

salam

Usaha yang baik salam sastra. Salam dari ranah minang

Foto Beni Guntarman

Terima kasih...

Terima kasih bung Soei Rusli....salam kembali dari Batam.

Foto Gama Ahmad D'Lovers

Luar biasa Pak Beni,, oh

Luar biasa Pak Beni,, oh iya... kenalkan... saya ruh baru yang merasa begitu nikmat di khayangan sastra... saya harap bapak Beni mau bersilaturahmi ke "Pondok Beratap Rumbia"
milik saya... saya tunggu kunjungan bapak beserta ilmu ilmunya... salam dari Bangka Barat....

D'LOVERS

Foto Adi

puisi letaknya didalam hati

puisi letaknya didalam hati dan akal,...dia selalu menari2 disana...salut

Foto Beni Guntarman

Menari-nari diantara 4 kutub....

Terima kasih bung Adi....ya letaknya di dalam hati dan akal...puisi selalu menari-nari diantara 4 kutub yakni: Kutub impian, Kutub harapan, Kutub kenyataan, dan Kutub kemustahilan! Salam kenal.

Foto happy wahyunani

salam kenal

Salam kenal Pak, saya suka puisi-puisi Bapak. menjadi salah satu referensi saya dalam menulis. Trima kasih.

Foto Beni Guntarman

Salam kenal kembali...

Salam kenal kembali mbak Happy Wahyuni....saya senang mendengarnya, puisi-puisi saya cendrung berbicara tentang masalah cinta dalam pengertian yang luas (lihat Mempertanyakan Cinta,dll), berbicara masalah kepedulian kita terhadap lingkungan hidup (lihat Sisi Landai Pantai Hatimu,dll), dan berbicara soal kepekaan kita terhadap masalah-masalah sosial politik dan kemanusiaan (biasanya dalam sub kategori puisi kritik sosial, puisi kehidupan, puisi renungan,dll). Puisi-puisi religi biasanya ada di tiga wilayah tema yang telah saya sebutkan. Selamat berkarya!

Foto happy wahyunani

Terima kasih

Trima kasih Pak, sy msh sangat minim pengalaman dalam menulis puisi, semoga dengan banyak membaca dan mempelajari puisi bapak menambah cakrawala sy dalam menulis. trimakasih pak.

Foto Soei Rusli

lanjut

maju terus. selalu ada untuk di kembangkan. dunia sastra

Foto Al Hidayat

salam kenal Mr. Beni

memebaca puisi Anda, membuat jiwa saya sakit rindu.. sakit rindu untuk terus menulis puisi. saya adalah pemula Mr. Beni, sy mohon perkenan Anda tuk menarikan pena dalam rangka memberi kritik dan masukan pada celoteh2 jiwa saya..

Foto Beni Guntarman

Salam kenal kembali....

Salam kenal kembali Mr. Al Hidayat, terima kasih telah bersedia meluangkan waktunya untuk membaca puisi saya. Next akan saya simak celoteh-celoteh jiwa anda, guna menambah wawasan kesusastraan saya khususnya dalam bidang puisi. Salam Sastra!

Foto Al Hidayat

trims Mr. Beni

komentar Anda adalah oase dalam sahara jiwa.. disaat sy merasa tidak percaya diri, perkenan Anda untuk sekedar membaca dan memberi komentar telah menjadi suluh dalam jiwa saya yang sempat mati suri.. saya pun bersyukur dipertemukan dengan sesosok kaya jiwa seperti anda Mr. Beni.. justru saya yang akan banyak belajar dari tarian pena Anda.. salam seni, sastra dan budaya..

Foto Dewi Artika

Like....

karyanya bagus...

Foto RatnaJuitaSari

mendongrak ya pak

mendongrak ya pak

Foto SIHALOHOLISTICK

LIKE

Karyanya bagus-bagus, Pak...
salam dari tanah Batak....
tulisan saya juga di komentari dong Pak....

Foto Boma Damar

Om Ben pokoke OK!

Om Ben pokoke OK!

Foto Tiaraputri

Like!

Saya Tiara, Mr. Ben. Salam kenal Mr. Ben...
Saya orang baru di 'dunia perpuisian'. Mau tanya kalau puisi yang bisa dikatakan bagus itu yang bagaimana?

Foto Beni Guntarman

Banyak artikel yang membahas hal ini.....

Banyak artikel atau tulisan-tulisan dalam bentuk lainnya yang membahas tentang "suatu puisi yang bisa dikatakan bagus". Tidak ada yang pernah membantah bahwa personifikasi atau metafora adalah salah satu poin penting dalam sebuah puisi yang inspiratif, dan indah bagi pembacanya. Gaya bahasa, tema, dan majas pasti ada terkandung di dalam sebuah puisi yang terkenal, bahkan yang mendunia! Terima kasih Tiara Putri telah sudi mampir ke lapak saya. Salam Sastra!

Foto Tiaraputri

Re;

Oke, Mr. Ben. Terima kasih jawabannya.
Salam sastra

Foto Tiaraputri

Kalau menurut Mr. Ben

Kalau menurut Mr. Ben sendiri, puisi yang bagus yang seperti apa?

Foto Beni Guntarman

Puisi yang bagus menurut saya....

Puisi yang bagus menurut saya tergantung temanya, kalau temanya cinta puisinya tidak cengeng, makna tersirat yang hendak disampaikan dituliskan dengan bahasa yang kuat, atau ditekankan dengan kalimat yang berulang. Hampir semua tema, saya menilai suatu puisi yang bagus berdasarkan pertanyaan:"apakah puisi ini bermakna, mampu memberikan inspirasi bagi pembacanya, atau adakah pengalaman atau pembelajaran yang dapat saya petik dari puisi ini?" Pengalaman pribadi ketika menulis suatu puisi, ketika puisi itu saya tulis terasa ada aliran energi hangat berputar-putar di dalam dada, meski puisi itu menurut saya kurang pas mengungkapkan apa yang ingin saya tuangkan, ketika dipublikasikan justru mendapat apresiasi "woww!"dari pembacanya. Kesimpulan: Jangan terbenani harus menulis suatu yang indah ketika menulis puisi. Tuangkan saja gairah yang sedang mengalir di dadamu dengan gaya bahasamu sendiri!

Foto adi syah

pertanyaanku..

ini jawaban yg saya cari..
makasih om Ben.. atas inspirasinya..

Foto Tiaraputri

selama ini saya juga mencoba

selama ini saya juga mencoba melakukan hal tersebut tetapi sering saya kurang percaya diri pada puisi saya sendiri. Jawaban Mr. Ben sangat membantu dan meyakinkan saya untuk tetap menulis puisi. Terimakasih banyak Mr. Ben.

Foto Soei Rusli

salam

Apa kabar

Foto Beni Guntarman

Salam kembali saudaraku Soei Rusli

Salam kembali saudaraku Soei Rusli. Alhamdulillah sehat. Salam sastra

Foto april

ingin belajar

ingin rasanya belajar dari sosok bapa beni guntarman

 

Komentar

Materi isian ini bersifat rahasia dan tidak ditampilkan ke publik.


Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler