Skip to Content

# puisi #sastra

Seperti Malam yang Terbakar Di Tengah Waktu

Seperti malam yang terbakar di tengah waktu

Bulan memadatkan cahaya di bibirmu

Menjadi api yang menanggalkan pakaian bintang-bintang

 

Way Ratai, Renungan Di Tangga Usiamu

1

Padi-padi bernyanyi di kulitmu,

Tangan pepohonan menari di hembusan nafasmu,

Dan suara siamang  menyerukan namaku

Senin Sore

Biru langit digulung cahaya lampu

Matahari rebah di punggung kota

Semilir angin jadi bahaya bagi pekerja

Malaikat berjaga di jalan raya

 

Senin Sore

Biru langit digulung cahaya lampu

Matahari rebah di punggung kota

Semilir angin jadi bahaya bagi pekerja

Malaikat berjaga di jalan raya

 

Kehilangan Diri

1

Telah kuresapi setiap bunga-bunga layu di dalam diri

Ranting-ranting terbakar di bola mata

Dan akar-akar keriput membesar di kepala

Euforia semesta

Semesta telah mengintroduksi jarak

Serentang renjana rindu paut tergelak

Raung riuh, redam ringis nan indah

Mengelak maras akan mimpi berpiuh runtuh.

 

Sindikasi materi


Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler