Skip to Content

Sastra

SASTRA INOVASI DAN OTENTISITAS

Masalah-masalah hidup yang ditulis para sastrawan sungguh berbeda dengan para wartawan. Media sastra yang dimiliki sastrawan, mampu mengabadikan kisah-kisah kehiduan, tetap aktual sepanjang zaman. Bila media elektronik dapat menyampaikan berita yang sedang terjadi secara langsung, media cetak hanya akan dapat menyajikan setelah berlangsung atau akan berlangsung.

patah

lekas kembali

raut urat biru melepuh

mengembang lepas diremuk ujung jari

lari kepangkuan derita dengan pelan

pelan semua itu demikian jadinya

LULUH

menggelapar,

membumi,

 

tangan kutancap,

 

kulumat lumpur,

baumu bau lumpur,

 

sudahn kuhilangkan,

teori dekontruksi derrida

Dekonstruksi adalah sebuah metode pembacaan teks. Dengan dekonstruksi ditunjukkan bahwa dalam setiap teks selalu hadir anggapan-anggapan yang dianggap absolut.

hilang

denting detak jantungku mengiringi kepergianmu

kau tinggalkan luka dan air mata

didalam jiwaku 

kau biaskan rona cahayamu

saat kau tiada lagi disisiku

jejak bisu

muara hati

abu memerah

satu bersimbah

~

malu akan tabu

tak geming melaju

niat satu sehati

nilai membeku mati

~

deru deru debu madu

abu abu gebu sendu

daun daun layu biru

ayun ayun rayu bisu

LANGIT YANG MERANGKAK

ada langit merangkak pada jendela kamarmu

dan meracunimu pada daun yang mulai membrudal embun

ada langit merangkak di lingkaran jam dindingmu

Bulan Bahasa 2011 Berakhir di Taman Mini

Penutupan dan acara puncak Bulan Bahasa 2011 yang digelar di Sasono Utomo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta meriah. Sedikitnya 2000 peserta yang terdiri para siswa, guru, sastrawan, penerima penghargaan, pemenang lomba, pemuda, organisasi, pejabat pemerintah dan berbagai komponen masyarakat lainnya numplek jadi satu.

Lomba Blog Kebahasaan dan Kesastraan Badan Bahasa 2011

Kami dari Badan Bahasa Kemdiknas mengundang anda untuk turut serta meramaikan Bulan Bahasa dan Sastra 2011 khususnya Lomba Blog Kebahasaan dan Kesastraan 2011.

 

Informasi Lengkap

FATWA DI HARI AHAD PAGI

DI hari ahad itu seorang Guru Besar berfatwa kepada murid-muridnya.

" Berpaling dari ALLAH ketika turunnya qodrat berarti matinya agama, binasanya tauhid, musnahnya kepasrahan & keikhlasan".

" Ya, semua jiwa itu saling bertentangan, saling berebutan. maka barang siapa yang menginginkan kebaikannya, hendaklah ia melatihnya sehingga ia terbebas dari keburukannya".

Sindikasi materi


Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler