Lantunan ayat-ayat cinta itu kembali hadir dalam kemarau hatiku yang kian gersang, dua ratus ayat cinta itu menggantikan sembilan puluh delapan harapan yang hanya menjadi kenangan yang kian menyesakkan. Kini seratus dua harapan baru telah menjemputku untuk menjadi wanita yang paling sempurna setelah jubah hitam sempat menyelimutiku saat aku merasa benar-benar rapuh.
Jika kera bisa cemburu, maka yang paling pantas mereka cemburui adalah Sutan Rangkayo Mudo. Gara-gara ia muncul tiba-tiba sebagai tukang panjat kelapa, sebagian pekerjaan yang biasa dikerjakan kera berpindah-tangan kepadanya. Sejak itu, jam panjat kera di kampung Bayur jadi berkurang.
Komentar Terbaru