Skip to Content

#4334 dan #437_Kasandra Pamela Anjarani

Foto Hakimi Sarlan Rasyid
files/user/8241/115764677_335982344233799_2076439548642179811_n.jpg
115764677_335982344233799_2076439548642179811_n.jpg

Ada yang harus diperbaiki pada MABUK LEVENDER Kasandra Pamela Anjarani yaitu persamaan bunyi pada bait pertama. Persamaan bunyi yang diizinkan adalah aaaa, bbbb, abab, atau baba. Tidak boleh abba. Nah, bait pertama tampak ut uk uk ut.

Selain sama tulisan hendaknya sama bunyi juga menjadi acuan. Jadi kalau akan ut, ut semua dan kalau akan uk, uk semua.

Demikian telaah kakek atas puisi Kasandra Pamela Anjarani yang kakek baca pagi ini,

Terima kasih telah meluangkan waktu menggubah puisi bentuk #4334 ini. Sebagai penggagas bentuk #4334 dan #437 kakek sangat senang.

Ucapan terima kasih kakek ucapkan juga kepada teman-teman lainnya.

Selanjutnya mari kita baca MABUK LAVENDER dan mengambil apa yang bisa kita pelajari.

27 Juli 2020_0742 Kotabaru Karawang
Hakimi Sarlan Rasyid

MABUK LAVENDER
Kasandra Pamela Anjarani

Lavender di sudut
Kamar yang ringkuk
Denging para nyamuk
Asap mengelun mengabut

Terbang melayang lalu tumbang
Mabuk aroma wangi kembang
Tiada baju beku telanjang

Tergolek mencium dingin lantai
Tanpa usus memanjang terburai
Jiwa mengapung asap membantai

Nyamuk hitam jatuh mengerut
Melepas sukma berteman takut
Yang tersisa terbang kalut
Membawa lapar seisi perut

Lembang, 26-07-2020

 

Dunia tulis menulis tampaknya tidak asing lagi bagi Kasandra Pamela Anjarani. Begitu membaca tentang #4334 dan #437 baginya tampak sangat tidak sulit. Ia tampak matang dalam memilah dan memilih kata.


Berikut ini adalah puisinya yang ia tulis dalam bentuk #4334 dan #437. Ada yang ditulisnya dalam Basa Sunda.

 

PEMUJA SUNYI
Kasandra Pamela Anjarani

Di altar daunku
Aku sang embun
Menunduk menguping alun
Nyanyian kabut beku

Seruling pagi anak gembala
Menujah sungai ujung gentala
Lagu senyap rindu bianglala

Fajar sesaat baru merekah
Sunyi menanti sepenuh gundah
Bila pelangi mengusir resah

Bercaping kayu membeku
Menanak kabut mengembun
Gembala duduk melamun
Harapan jauh berlalu

Lembang, 24-07-2020

 

GOLODOG SIMPE
Kasandra Pamela Anjarani

Langit peuting jempe
Taya sora bangbara
Ngalengkah jauh ngumbara
Ngalamuk ngawilang simpe

Dangdaunan ngaringkuk na golodog
Mojang diuk na jojodog
Lengeun katuhu nyepeng bedog

Dago, ping 25-07-2020

 

KUTANG HITAM

Kasandra Pamela Anjarani

Tentang kutang hitam
Dingin dalam beku
Terlukis kala malam
Di punggung putihku

Haruskah kutanggalkan berganti biru
Pada keagungan malam kelabu
Sampai terdengar engkau berseru

Kekasih sungguh aku terharu
Punggung putih bagai kelambu
Berkibar indah layak menyeru

Masih hitam yang kelam
Kutang diam memeluk
Samar bercahaya malam
Kian dalam tersuruk

Lembang, 23-07-2020

 

WAJAH DALAM CERMIN 

Kasandra Pamela Anjarani

 

Dalam cermin retak mengambang
Melambai berjemari lengan lunglai
Wajah letih senyumnya sumbang
Seribu darah tangis terurai
 

  

Debam menggempur dada
Ciut dan gulana
Tikam pandang mata
 

  

Bayang suram berkelebat
Ada tangis menyayat
Wajahku beriak pucat
 

  

Wangi dupa kamis malam
Hadirkan wajah dalam kelam
Ulur tangan bawa tenggelam
Berteriak nganga dan bungkam
 

  

Lembang, 18.06.2020 

  

 

KEMBANG DUKA
Kasandra Pamela Anjarani

 

Kembali ke ruang
Angin masih jalang
Meruntuhkan ribu kembang
Terpuruk dan melayang

Kembali mengemas keresahan jiwa
Menyimpan tetes air mata
Di dalam ruang duka

 

Lembang, 22.06.2020

 

ALTAR DAUN
Kasandra Pamela Anjarani

 

Di sudut ruang
Daun jatuh melayang
Kapar dan terlentang
Dari jendela terpentang

 

Jiwa gusar berlantai altar
Dingin pada bibir bergetar
Menyambat cahaya bulan buyar

 

Lembang, 18.06.2020

 

Komentar

Tulis komentar baru

Materi isian ini bersifat rahasia dan tidak ditampilkan ke publik.


Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler