Skip to Content

Mungkin Aku Lupa

Aku mungkin lupa

dimana kusimpan aroma hujan

yang kauberi padaku waktu itu

Juga warna mata dan rona senyummu

 

Renjana

Renjana

Oleh Iyus Yusandi

 

senja kini

lembayungmu tak ronakan semburat jingga

Sajak Ombak

Ada yang ingin disampaikan ombak

melalui gulungannya

sesuatu yang ingin ia ceritakan

bersama deburan

tapi, selalu tertahan di bibir pantai

Perempuan Jalang

PEREMPUAN JALANG, 1

 

Di perempatan kota, sepasang mata jalang menyala

senyum-senyum mungilnya hangus terbakar tanduk-tanduk kerisauan

Mega Dini SariMungkin Aku LupaIyus YusandiRenjana
kesaSajak OmbakJoan UduPerempuan Jalang

Karya Sastra

SUARA BATU BATU BISU

aku terpasung pada dinding tembus pandang

dinding dengan lukisan wajah serba cinta

JEMBATAN RANGKUI

 

 

Pangkalpinang, 1963.

 

PANTUN

Sapukan rumput tanam semangka

Tanam juga batang mahoni

Seujung rambut aku tak menyangka

SYAIR TULAH UNTUK FIRAUN


Meski air dijadikan darah
Firaun tidak gelisah
Seujung rambut tidak menyerah
tidak mundur sejengkal tanah

MALAM TELAH DILEWATI

malam telah dilewati dan akar telah rapuh

kilat senja telah lama berlalu berujung subuh

telah dilewati sekelopak malam

BUKAN KARENA

bukan karena jingga di langit barat

rinduku runduk di timur


201311010808_Kotabaru_Karawang

BAHASA LANGIT HARI INI

Tiba-tiba sunyi senyap terhentak

Gerombolan serigala berdiri serentak

Diam sejenak

telinga bergerak

LELAKI LANGIT LELANANG JAGAT

akulah lelaki langit lelanang jagat

pemilik seribu guntur selaksa badai

seketi petir dan sejuta prahara

INI TONGGAK

Aku tak ingin dan juga tidak tak ingin

hanya sekedar menandai lewat bisik angin

jika satu jumat lewat 

MERAH PUTIH

Ada suatu hari aku mencambuk

Duri-duri patah merunduk dalam senja merah

Semua keangkuhan tunduk merunduk

Sindikasi materi

Bookmark



Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler