Skip to Content

Sajak Ombak

Ada yang ingin disampaikan ombak

melalui gulungannya

sesuatu yang ingin ia ceritakan

bersama deburan

tapi, selalu tertahan di bibir pantai

Perempuan Jalang

PEREMPUAN JALANG, 1

 

Di perempatan kota, sepasang mata jalang menyala

senyum-senyum mungilnya hangus terbakar tanduk-tanduk kerisauan

Sembunyikan Waktu

Bayangmu yang menyapaku dalam setiap malam.

membuat hati menjadi risau karena rindumu.

ku tuliskan goresan pena untuk memanggil namamu.

Mungkin Aku Lupa

Aku mungkin lupa

dimana kusimpan aroma hujan

yang kauberi padaku waktu itu

Juga warna mata dan rona senyummu

 

kesaSajak OmbakJoan UduPerempuan Jalang
annisa rizka roselinaSembunyikan WaktuMega Dini SariMungkin Aku Lupa

Karya Sastra

Mengenai Diskusi Saya dengan Tuhan

saya  ingin sekali berdiskusi dengan MU Tuhan ..
menanyakan hal-hal yang sederhana saja ..
seperti mengenai kanan atau kiri ..
seperti mengenai berhenti atau terus maju ..

Lihat apa kau ..

masa sampah-sampah terkumpul
dihitung bodoh nol saja bertahun-tahun
sedikit kurapan bekas lukanya
kabur kemolekannya, harga diri mati suri

saya tidak peduli ..

PUISI-PUISI ELANG BIJAK

BATAS

 

Tiada yang sia-sia...

Disetiap titik pandangan mata...

Atau disetiap bayang pikiran...

Pada Sujud Terakhir

Saat muara laut terbalut sepi
Kabut dari barat menjulang merah merakah
Saat itu pula langkahku terhenti di sini
Kau tuntun aku ke rumahMu yang  hening

VOICE FROM BOROBUDUR

I hear the rumble of the voice

Buried for centurries

November Rain

;kepada Decky

inilah malam kita, dik
bulan penuh
menyentuh tanah yang lusuh

tapi, ketika wajah murungmu itu tampak
hujan berhenti di sini

Apa yang Harus ku katakan pada Bangsa ini

apa yang harus ku katakan pada bangsa ini ketika permadani yang dulu terhampar menghijau kini tersekat-sekat bongkahan beton yang sengaja dijejerrapihkan!

LELAKI PENUH LUKA

tutup pintu itu perlahan
agar tak terganggu
lelap tidurnya.
ia terlampau lelah setelah
membangun istana
pasir di siang hari.
biarkan ia bawa sejenak

Keridhaan

SEMOGA ALLOH RIDHO


Sejak semula kita selalu sama

Apa yang bertambah pada hari ini

Dan apa yang berkurang hingga kini

Semuanya tiada dapat memberi manfaat dan mudarat

Kecuali Dia Allah yang memberi

HIKAYAT DARI BOTOLBOTOL ANGGUR

: Nisa Felicia Faridz Widarto

 

kau selalu menggerutu jika

ku sesap anggur merahmu

Sindikasi materi

Bookmark



Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler